Pengertian Diversifikasi Secara Umum Dan Menurut Para Ahli Beserta Jenis Dan Tujuannya

Kezanqari – Sebagai seorang pengusaha, Anda tentu sudah tidak asing lagi kan dengan istilah diversifikasi?

Diversifikasi sendiri adalah salah satu strategi yang sering dilakukan oleh perusahaan – perusahaan di dunia. Penerapan strategi diversifikasi memang sudah terbukti ampuh dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan profitabilitas bisnis dan mengamankan keuangan saat ada produknya yang tidak laku terjual di market.

Namun sebenarnya apa pengertian diversifikasi? Berikut ini akan dijelaskan pengertian diversifikasi secara umum dan menurut para ahli.

pengertian diversifikasi adalah

1. Pengertian diversifikasi Secara Umum

Secara umum, pengertian diversifikasi adalah perluasan bisnis yang bisa dilakukan pebisnis untuk melakukan ekspansi. Sangatlah penting bagi seorang pebisnis untuk melakukan diversifikasi guna mengetahui bisnisnya bisa mendapatkan keuntungan yang optimal.

Pada dasarnya, tujuan utama diversifikasi adalah untuk meminimalisasi risiko kerugian dari suatu bisnis. Diversifikasi bisa juga diartikan sebagai peluang keuntungan dari suatu produk atau jasa lainnya.

2. Pengertian Diversifikasi Menurut Para Ahli

Terdapat beberapa ahli yang mengemukakan pendapatnya tentang pengertian diversifikasi antara lain :

  • Fandy Tjiptono

Menurut ahli pemasaran, Fandy Tjiptono, diversifikasi merupakan usaha dari perusahaan, pebisnis, maupun investor dalam mencari dan menciptakan produk baru untuk mengejar pertumbuhan, peningkatan penjualan, profitabilitas, serta fleksibilitas bisnis.

  • Philip Kotler

Pengertian diversifikasi menurut Philip Kotler adalah suatu cara untuk meningkatkan kinerja bisnis. Cara untuk meningkatkan kinerja bisnis ini adalah dengan mengindentifikasi terlebih dahulu peluang untuk menambah lini bisnis yang tidak berkaitan dengan bisnis perusahaan saat ini.

  • Effendi

Sementara Effendi mengemukakan pendapatnya tentang pengertian diversifikasi adalah bentuk ekspansi atau perluasan barang dan jasa yang sudah dipilih dan akan dijual oleh perusahaan. Cara ekspansinya adalah dengan menambah barang atau jasa baru.

BACA JUGA :  Pinjaman Online Langsung Cair Tanpa Ribet: Ketahui Tips Aman Meminjam Dana dari P2P Lending Berikut!

Penambahan ini bisa disertai dengan memperbaiki tipe, warna, mode, ukuran, dan jenis dari barang yang sudah ada. Tentunya cara ini dilakukan untuk meningkatkan profitabilitas.

3. Jenis Strategi Diversifikasi Berdasarkan Target Market

Berdasarkan target pasar yang ingin disasar, jenis strategi diversifikasi terbagi menjadi dua yaitu :

  • Diversifikasi Vertikal

Ini adalah strategi membuat produk yang memiliki tingkat manfaat serta kegunaan yang berbeda – beda, namun masih tetap dapat melengkapi atau saling menggantikan produk satu sama lain.

  • Diversifikasi Horizontal

Ini merupakan salah satu strategi untuk menciptakan beragam produk yang memiliki persamaan jenis. Namun memiliki perbedaan yang terdapat pada merk, ukuran, serta target pasar.

4. Jenis Strategi Diversifikasi Dalam Membagi Produk

Jika ingin mendapatkan profit yang optimal, terdapat dua jenis strategi diversifikasi yang bisa digunakan antara lain :

  • Strategi Diversifikasi Konsentris

Jenis strategi diversifikasi konsentris akan menambah produk baru yang memiliki hubungan dengan produk sebelumnya terkait fasilitas, teknologi, serta jaringan marketing.

  • Strategi Diversifikasi Konglomerat

Jenis strategi diversifikasi konglomerasi adalah melakukan penambahan pada jenis produk baru di pasar yang baru serta tidak memiliki hubungan dengan produk yang sudah ada saat ini.

5. Tujuan Diversifikasi

Setelah mengetahui arti diversifikasi dan jenis – jenisnya, sekarang saatnya mencari tahu tujuannya. Berikut tujuan diversifikasi yang perlu diketahui antara lain :

  • Tujuan utama diversifikasi adalah untuk meningkatkan profit perusahaan.
  • Melakukan diversifikasi produk membuat konsumen menjadi memiliki banyak pilihan produk untuk dibeli.
  • Tujuan perusahaan melakukan diversifikasi selanjutnya adalah membantu perusahaan terhindar dari penurunan profit saat product life cycle-nya mencapai puncak.
  • Perusahaan melakukan diversifikasi dengan membuat beragam produk yang terpesonalisasi agar sesuai dengan target marketnya.
  • Tujuan perusahaan melakukan diversifikasi selanjutnya adalah untuk membantu perusahaan mengalahkan kompetitor.
BACA JUGA :  Ingin Jual iPhone Terbaru Anda? Ketahui Tips Ini Agar Cepat Untung
Berita Updatediversifikasi

About admin

Check Also

biaya kirim barang

Ini Dia Faktor Penentu untuk Biaya Kirim Barang

Kezanari – Tidak asing lagi jika pada kemudahan mengirim barang sudah dirasakan oleh masyarakat luas …

Leave a Reply

Your email address will not be published.