Pinjaman Online Langsung Cair Tanpa Ribet: Ketahui Tips Aman Meminjam Dana dari P2P Lending Berikut!

pinjaman online langsung cair

Kezanari – Pinjaman online dari perusahaan fintech P2P Lending (peer-to-peer lending) saat ini menjadi salah satu layanan yang cukup diminati oleh masyarakat, terutama oleh kaum muda. Hal ini dikarenakan dari segi prosesnya sangat mudah dan cepat lantaran bisa dilakukan secara online, mulai dari proses awal hingga akhir. Sehingga di masa pandemi seperti sekarang ini, dengan banyak orang yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau yang usahanya mengalami bangkrut, pinjaman online langsung cair tanpa ribet melalui P2P Lending menjadi pilihan menggiurkan.

Ada banyak sekali layanan P2P Lending yang bisa kita temui saat ini. Tentu hal ini membuat kita harus lebih selektif dalam memilih mana yang benar-benar aman dan bisa memberikan layanan terbaik. Mengingat tidak semua layanan P2P Lending itu sudah terpercaya. Karena banyaknya perusahaan fintech P2P Lending ini, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) bahkan langsung menerbitkan POJK (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan) yaitu aturan yang berhubungan dengan layanan pinjam meminjam dana pada P2P Lending. Hal ini bertujuan untuk melindungi konsumen dan juga menjaga stabilitas sistem keuangan.

Maka dari itu, saat mengajukan pinjaman dana di P2P Lending memang tidak boleh gegabah. Jangan mudah tergiur dengan iming-iming pinjaman dengan syarat yang sangat mudah tanpa melakukan kroscek terlebih dahulu. Berikut ini ada beberapa tips aman yang bisa Anda lakukan ketika meminjam dana di P2P Lending, yaitu:

pinjaman online langsung cair

1. Pastikan layanan tersebut sudah terdaftar atau berizin di OJK.

Dengan banyaknya perusahaan fintech P2P Lending saat ini, harus diketahui jika tidak semuanya itu legal dan terpercaya. Karena tidak sedikit layanan yang merupakan oknum jahat yang bertujuan untuk melakukan penipuan dengan berkedok pinjaman online. Untuk menarik korbannya, biasanya mereka memberikan penawaran pinjaman dengan bunga yang sangat rendah atau menjanjikan adanya hadiah tertentu. Sehingga ada baiknya Anda tidak mudah tergiur ketika ada penawaran serupa. Anda harus mencari tahu terlebih dahulu apakah layanan tersebut memang aman dan terpercaya ataukah tidak. Suatu perusahaan fintech P2P Lending yang sudah terpercaya harus yang sudah terdaftar atau berizin dari OJK.

2. Pinjam dana sesuai dengan kebutuhan.

Karena mudahnya mendapatkan pinjaman dana online, sebagian orang ada yang lantas meminjam dana dalam jumlah besar tanpa memikirkan besaran bunga dan kemampuan finansialnya. Akibatnya peminjam mengalami kesulitan saat harus membayar cicilan tagihan dan menyebabkan kredit macet. Maka dari itu, pastikan Anda meminjam online secara bijak. Sebaiknya besaran cicilan setiap bulannya tidak melebihi 30% dari pendapatan.

3. Lunasi cicilan dengan tepat waktu.

Membayar cicilan dengan tenang waktu bisa memberikan rasa tenang. Selain itu juga bisa menghindarkan Anda dari resiko mengalami denda akibat keterlambatan dalam membayar cicilan. Hal ini juga bagus untuk riwayat kredit Anda yang nantinya akan sangat diperlukan saat mencari pinjaman dana lagi.

4. Hindari meminjam dana dengan cara gali lubang tutup lubang.

Meminjam dengan gali lubang tutup lubang tidak akan membuat tagihan menjadi cepat terlunasi. Hal ini justru akan menambah beban keuangan yang baru. Sehingga daripada mencari pinjaman baru untuk melunasi pinjaman yang lama, akan lebih baik jika memastikan kredit selalu dibayar tepat waktu.

Itu tadi beberapa tips aman yang bisa dilakukan ketika melakukan pinjaman dana dari P2P. Pastikan Anda tidak mengabaikan salah satunya hanya karena tergiur ingin segera mendapatkan pinjaman online langsung cair tanpa ribet. Bagi Anda yang sedang mencari layanan P2P Lending terpercaya, AdaKami bisa menjadi pilihan tepat karena sudah terdaftar dan berizin di OJK. Selain itu AdaKami yang dioperasikan oleh PT Pembiayaan Digital Indonesia juga menawarkan kemudahan, seperti suku bunga rendah, serta proses mudah dan cepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *