Sedang Menjalani Pemulihan Pasca Stroke? Sebaiknya Hindari Beberapa Makanan Ini!

pemulihan pasca stroke

Kezanari – Penyakit stroke bukanlah sesuatu yang dapat diremehkan, mengingat masalah kesehatan yang satu ini bisa berdampak serius jika seandainya tidak mendapatkan penanganan secara tepat. Pada saat serangan pertama stroke, biasanya akan ditandai dengan beberapa gejala seperti kesulitan di dalam berbicara, mati rasa di sebagian anggota tubuh atau bahkan keseluruhan. Harus segera mendapatkan penanganan yang tepat jika tidak ingin hal tersebut bertambah serius atau menyebabkan efek jangka panjang yang berbahaya. Tak cukup sampai disana pasien masih harus menjalani serangkaian tahap pemulihan pasca stroke.

pemulihan pasca stroke

Pemulihan ini berguna untuk mencegah terjadinya kondisi yang semakin serius, seperti cacat permanen. Karena kerap kali penyakit ini menyebabkan kemampuan fisik menjadi terganggu, dengan adanya terapi memungkinkan kondisi mereka akan kembali seperti semula. Hal ini memang memakan waktu yang lama. Namun jika dijalani secara disiplin maka tidak ada hal yang tak mungkin terjadi. Pastikan juga untuk mengonsumsi obat yang diberikan oleh dokter secara rutin sesuai dengan jadwalnya.

Anda juga harus menjaga pola makan penderita. Memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi. Apa saja yang boleh dan tidak boleh untuk dikonsumsi pasien stroke harus diperhatikan. Berikut ini diantaranya daftar makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari selama masa pemulihan, diantaranya adalah:

  1. Makanan instan, sudah sejak lama makanan instan ini memang dikatakan tidak baik untuk kesehatan. Bukan tanpa alasan, melainkan karena banyak sekali bahan tambahan yang ada didalamnya. Termasuk juga kandungan garam dalam makanan instan ini juga tinggi, sehingga dapat memicu terjadinya hipertensi yang justru akan memperparah penyakit tersebut.
  2. Makanan yang tinggi kandungan gula, selanjutnya adalah jenis makanan yang tinggi kadar gulanya, agaknya juga tak boleh dikonsumsi oleh pasien stroke ini. Karena jenis makanan yang tinggi kandungan gulanya tersebut bisa memicu terjadinya kerusakan pada pembuluh darah. Bahkan juga beresiko tinggi menyebabkan obesitas. Jadi bukan hal yang mustahil nantinya stroke akan menyerang kembali.
  3. Makanan yang tinggi kandungan garam, selanjutnya adalah makanan yang terlalu asin atau tinggi kadar garamnya. Kadar natrium yang terlalu tinggi di dalam darah nantinya akan memicu hipertensi yang membuat stroke bisa menyerang kembali. Hendaknya jangan mengonsumsi natrium melebihi 1,500 milligram perharinya.
  4. Makanan dengan kandungan lemak jenuh dan lemak trans, lemak jahat sendiri terdiri dari lemak jenuh dan lemak trans. Karena hal ini dapat meningkatkan kolesterol jahat di dalam darah. Ia dapat menyebabkan plak pada pembuluh arteri, sehingga akan menghambat aliran darah ke jantung dan juga otak, faktor resiko untuk terkena stroke juga jadi semakin tinggi.
  5. Minuman beralkohol, bukan rahasia lagi jika seandainya minuman dengan kandungan alkohol ini bisa menyebabkan beragam masalah kesehatan, termasuk diantaranya adalah meningkatkan tekanan darah tinggi, sehingga menyebabkan serangan stroke. Untuk itu maka pastikan hanya mengonsumsi dalam jumlah yang kecil. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi alkohol ini.

Itulah diantaranya daftar makanan dan minuman pantangan yang tidak boleh dikonsumsi oleh pasien stroke. Apalagi dalam masa pemulihan pasca stroke, jangan anggap remeh penyakit yang satu ini, karena faktanya ia bisa menjadi pembunuh yang sangat mematikan jika tak segera ditangani dengan tepat. Selain pengobatan maka dibutuhkan juga serangkaian terapi untuk penyembuhan penyakit berat yang satu ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *